Presiden Muka Tembok
Posted by telukjambe on October 22, 2008
Presiden Muka Tembok
Suatu ketika di bulan September diberitakan adanya perundingan antara
pemberontak Thailand Selatan (Pattani) dengan militer Thailand di
Istana Bogor dengan Jusuf Kalla sebagai mediatornya.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/20/2239159/jusuf.kalla.juru.runding.thailand.selatan
Tapi sehari kemudian ada bantahan dari Departemen Luar Negeri Thailand
yang tidak mengakui telah mengirim utusan pada pertemuan itu.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/23/06242052/pemerintah.thailand
.bantah.minta.pertolongan.indonesia
Bagi saya ini membingungkan. Mau apa Kalla?
Belakangan baru saya tahu duduk persoalannya. Pertama, yang berunding
mewakili pihak pemerintah memang bukan Deplu, tapi dari militer,
sebagaimana yang dijelaskan di atas. Kedua, (ini yang lebih penting)
pertemuan tadi memang dalam tahap yang masih dirahasiakan. Tak heran
kalau banyak pihak dalam pemerintahan Thailand sendiri (termasuk
Deplu) tidak tahu soal perundingan ini.
Detil masalahnya saya ketahui dari berita di TEMPO minggu lalu. Di
bagian akhir berita ini dijelaskan “blunder” yang dilakukan oleh
Juru Bicara Kepresidenan, Dino Patti Jalal. Pertemuan yang
dirahasiakan itu justru diumumkan oleh Dino, dengan mengutip hasil-
hasilnya. Tak lupa dengan penegasan bahwa Presiden telah menugaskan
Kalla untuk menjadi mediator. Padahal menurut narasumber TEMPO di
kantor Wapres, gagasan perundingan itu sama sekali tidak melibatkan
SBY.
Terus terang, saya nyaris tertawa ngakak. SBY banget, deh! Demen bener
dia mengklaim hasil kerja orang lain. Dan dalam berita di atas
disebutkan bagaimana SBY “berbagi pengalaman” soal perdamaian Aceh
dengan delegasi Thailand. Duh, presiden kita bener-bener muka tembok
alias ndak tahu malu.
Saya jadi ingat bagaimana SBY demikian getol menonjolkan diri
sebagai orang yang berperan penting dalam proses perdamaian Aceh.
http://www.indonesia-ottawa.org/information/details.php?type=news_copy&id=3020
Ia melakukan berbagai langkah guna mempromosikan dirinya.
http://www.thejakartapost.com/news/2006/10/14/president-unruffled-nobel-miss.html
Tapi semua orang tahu bahwa banyak pihak yang jauh lebih berperan, di
antaranya adalah Jusuf Kalla. Karenanya banyak pihak yang menyindir
SBY oleh polah muka temboknya itu.
http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0610/14/opini/3025017.htm
Kali ini, peri laku ndak tahu malu itu kembali ditunjukkan oleh SBY
melalui juru bicaranya. Menurut berita di TEMPO, kelakuan Dino itu
nyaris membuat perundingan tadi gagal.
Kang Hasan
papabonbon said
haiya, separah itu ternyata yah …